Pemandangan Paling Menyakitkan
Potret kota perlahan makin menyakitkan, jalanan ramai dan macet perkepanjangan menjadi pemandangan paling memuakkan namun ada yang jauh lebih menganggu dari itu. Lampu merah adalah hal yang paling ku benci, bukan karena menunggu yang terlalu lama ataupun suara klakson yang membisingkan, ada diam yang begitu berisik dan mengganggu ku. Mengapa tubuh kecil itu harus berjalan dalam terik? mengapa mereka lupa menggunakan alas kakinya? mengapa membawa tisu-tisu itu? mengapa mereka menampung tangan kepada tiap orang yang mereka lihat? mengapa tubuhnya di warnai seperti itu? mengapa mereka harus berada disana! pemandangan itu sangat melukai hati dan sangat menyakitkan saat melihat harapan pada mata indah itu. Melihat harapan dari mata yang di paksa menyerah adalah hal paling luar biasa, seolah dihadapkan pada banyak emosi. Ada bahagia yang rasanya tak bisa kau tahan, ada rasa marah yang ingin kau lepas, ada rasa sedih yang membuat mu ingin menangis, dan itu semua menjadi perasaan paling t...