Postingan

Menampilkan postingan dari 2022

MENJADI DEWASA

  Ternyata menjadi dewasa seburuk ini, begitu banyak hal yang tidak di duga duga malah menjadi hal yang paling menghancurkan ku. Sebenarnya belum cukup untuk menceritakan pahitnya menjadi dewasa oleh manusia 20an ini , namun sayangnya waktu dan keadaan kerap memaksamu. Hari hari mungkin berjalan indah dan tentu tidak selalu, tapi jauh sebelum ini aku rindu sosok itu, manusia periang yang selalu sumringah tanpa orang lain tahu sedalam apa lukanya. Menjadi dewasa merupakan proses, dan dalam proses itulah semua perasaan dicampur dengan asal asalan dan kita tahu dengan baik hal itu, namun lagi lagi hal yang bisa kita lakukan hanya menangis.             Pernah baca salah satu quotes yang banyak sekali bertebaran “terkadang yang paling melukai mu adalah dirimu sendiri” kurang lebih begitu bunyinya. Fase dimana bukan lagi masalah cinta-cintaan, masalahah keluarga, masalah ekonomi, masalah insecurity , dan lain sebagainya. Yang menja...

Pemandangan Paling Menyakitkan

Potret kota perlahan makin menyakitkan, jalanan ramai dan macet perkepanjangan menjadi pemandangan paling memuakkan namun ada yang jauh lebih menganggu dari itu. Lampu merah adalah hal yang paling ku benci, bukan karena menunggu yang terlalu lama ataupun suara klakson yang membisingkan, ada diam yang begitu berisik dan mengganggu ku. Mengapa tubuh kecil itu harus berjalan dalam terik? mengapa mereka lupa menggunakan alas kakinya? mengapa  membawa tisu-tisu itu? mengapa mereka menampung tangan kepada tiap orang yang mereka lihat? mengapa tubuhnya di warnai seperti itu? mengapa mereka harus berada disana! pemandangan itu sangat melukai hati dan sangat menyakitkan saat melihat harapan pada mata indah itu. Melihat harapan dari mata yang di paksa menyerah adalah hal paling luar biasa, seolah dihadapkan pada banyak emosi. Ada bahagia yang rasanya tak bisa kau tahan, ada rasa marah yang ingin kau lepas, ada rasa sedih yang membuat mu ingin menangis, dan itu semua menjadi perasaan paling t...